Langkah awal OLT V-SOL
Di panduan ini kamu akan menemukan instruksi langkah demi langkah untuk konfigurasi awal dan konektivitas IP OLT GPON V-SOL seperti seri V1600G dan V1600GT. Setelah semua langkah selesai, OLT kamu siap dihubungkan ke SmartOLT.
Model V1600GS-F memakai CLI yang berbeda, jadi perintah di bawah ini tidak berlaku untuk model tersebut.
1Hubungkan ke OLT
Klik untuk memilih cara kamu terhubung ke OLT
- Ethernet / Telnet atau SSH: kabel jaringan ke port manajemen AUX OLT baru dari pabrik, atau jalur jaringan OLT yang sudah bisa kamu jangkau.
- Serial / Konsol: kabel serial ke port CONSOLE. Pakai ini kalau kamu tidak tahu alamat IP-nya atau akses jarak jauh tidak berfungsi.
Koneksi Ethernet (Telnet atau SSH)
- Pada OLT baru dari pabrik, sambungkan kabel Ethernet ke port AUX. Ini port manajemen out-of-band. Port ini hanya untuk manajemen dan tidak bisa membawa trafik pelanggan. Kalau OLT sudah bisa dijangkau lewat jaringan kamu, biarkan kabel yang sudah ada.
- Kalau kamu terhubung langsung ke IP pabrik, konfigurasikan 192.168.8.1/255.255.255.0 di PC kamu, atau di port MikroTik yang tersambung ke port AUX.
- Uji koneksi. Seharusnya ada balasan.
ping 192.168.8.200ping [alamat IP OLT]
- Hubungkan dengan PuTTY atau dari terminal, memakai Telnet atau SSH.
Telnet mengirim semuanya, termasuk password, sebagai teks biasa. Pakai hanya lewat kabel langsung atau jaringan manajemen yang tepercaya. Di PuTTY, pilih Telnet lalu masukkan alamat IP OLT.
telnet 192.168.8.200telnet [alamat IP OLT]
SSH mengenkripsi sesi. Ini hanya berfungsi kalau server SSH aktif di OLT dan akunnya boleh login lewat SSH.
PuTTY: Masukkan alamat IP OLT di Host Name (or IP address), pilih SSH, lalu klik Open. Login dengan username dan password OLT.
Terminal (OpenSSH): Jalankan perintah di bawah ini di terminal komputer kamu.
ssh admin@192.168.8.200ssh [username]@[alamat IP OLT]
- Login dengan akun admin. Pada OLT baru dari pabrik, password bawaannya Xpon@Olt9417#. Kalau tidak berhasil, pakai password yang diberikan V-SOL bersama perangkatnya. Pada OLT yang sudah dikonfigurasi, pakai akun yang sudah ada.
############################################################ # # # Welcome to GPON OLT Platform. # # # # Press Return to connect and config this system. # # # ############################################################ User Access Verification Login: admin Password: gpon-olt>
Kalau kamu tidak bisa login, atau Telnet dan SSH tidak menjawab, pakai metode konsol serial.
Koneksi Serial / Konsol
Dari PC (PuTTY)
- Sambungkan kabel serial yang disertakan dengan OLT ke port CONSOLE.
- Kalau PC kamu tidak punya port serial, pakai adaptor USB-ke-serial.
- Cari port COM adaptor di Device Manager Windows (Windows+X), bagian Ports (COM & LPT).
- Di PuTTY, pilih Serial, masukkan port COM dan kecepatannya. Atur nilai lainnya di Connection > Serial:
- Kecepatan: 115200, 57600 atau 9600, tergantung model OLT. Kalau konsol menampilkan teks acak atau kosong, coba kecepatan berikutnya.
- Bit data: 8
- Paritas: None
- Stop bit: 1
- Kontrol aliran: None
- Buka sesi lalu tekan Enter. Login dengan akun OLT. Pada OLT baru dari pabrik, user bawaannya admin dan password bawaannya Xpon@Olt9417#.
Melalui MikroTik
Kalau MikroTik kamu punya port RJ45 CONSOLE, hubungkan ke port CONSOLE V-SOL dengan kabel patch straight-through standar RJ45 (1:1). Ini koneksi serial, jadi pakai port konsol khusus di kedua ujung. Buka Terminal MikroTik lewat WinBox atau SSH melalui jaringan.
- Bebaskan port serial dan buka sesi serial:
/system console disable [find where port=serial0] /system serial-terminal serial0
- Tekan Ctrl+A, lepaskan tombolnya, lalu tekan R untuk mendeteksi baud rate secara otomatis. Tekan Enter untuk masuk ke konsol OLT.
Untuk menutup sesi serial, tekan Ctrl+A, lepaskan tombolnya, lalu tekan Q.
Masuk ke mode privileged dan mode konfigurasi
Kalau prompt berakhir dengan ">", jalankan enable lalu masukkan password enable. Kemudian jalankan configure terminal. Semua perintah di bawah ini dijalankan di mode konfigurasi.
gpon-olt>enable Password: gpon-olt#configure terminal gpon-olt(config)#
2Periksa model OLT
OLT GPON V-SOL tidak punya board yang perlu dikonfirmasi. Periksa model dan versi firmware, karena perintah di panduan ini bergantung pada firmware:
show versionLalu lihat baris-baris pertama konfigurasi:
show running-configKalau konfigurasi diawali dengan frr version, OLT tersebut adalah V1600GS-F dan perintah di bawah ini tidak berlaku untuknya.
3Konfigurasikan alamat IP manajemen baru
Pilih antarmuka untuk IP manajemen
ip address 10.200.0.2 255.255.255.0
exit
Kalau kamu terhubung lewat Ethernet memakai IP lama, sambungkan ulang ke IP baru 10.200.0.2.
Tambahkan gateway bawaan lalu simpan konfigurasinya:
ip route 0.0.0.0/0 10.200.0.1
write
OLT mengonfirmasi penyimpanan:
gpon-olt(config)#write Configuration saved to /mnt/config/usrcfg.conf
Rute default ditulis dalam format prefix, 0.0.0.0/0. Kalau OLT sudah punya rute default lain, periksa dengan show running-config sebelum kamu menambahkan rute ini.
Pastikan alamat IP gateway 10.200.0.1 sudah dikonfigurasi di router kamu.
Ping gateway dari OLT untuk memastikan rute berfungsi. Seharusnya ada balasan.
ping 10.200.0.14Buat username/password khusus
SmartOLT memakai username dan password ini untuk terhubung ke OLT kamu. User ini membutuhkan role ADMIN.
Password enable harus sama dengan password login. SmartOLT hanya punya satu kolom password untuk V-SOL dan memakainya untuk keduanya. Kalau password-nya berbeda, SmartOLT bisa login tetapi tidak bisa masuk ke mode privileged.
user add smartoltusr login-password (masukkan password yang kuat)
user role smartoltusr admin enable-password (masukkan password yang kuat)
exit
exit
write
5Izinkan SmartOLT di login access list
SmartOLT mengelola OLT lewat Telnet atau SSH dan membacanya lewat SNMP. Saat login access list aktif, OLT memblokir setiap sumber yang tercakup oleh aturan deny. Beberapa OLT datang dengan aturan deny untuk Telnet dan SNMP. Periksa daftarnya:
gpon-olt(config)#show login-access-list Login Access List : Enable ------------------------------------------- Action Protocol Source IP Mask ------ -------- --------- ---- Deny snmp 0.0.0.0 0.0.0.0 Deny telnet 0.0.0.0 0.0.0.0
Kalau kamu menghubungkan SmartOLT lewat SSH, OLT membutuhkan host key RSA. Kalau hasil show running-config tidak memuat baris crypto key, buat key tersebut:
crypto key generate rsa usage-keys modulus 2048write
Kalau daftar menampilkan Disable, atau tidak punya aturan deny untuk Telnet, SSH, atau SNMP, lewati langkah ini. Kalau tidak, izinkan jaringan sumber yang dipakai SmartOLT untuk menjangkau OLT. Pakai ssh sebagai ganti telnet kalau kamu menghubungkan SmartOLT lewat SSH.
login-access-list permit telnet [NETWORK] [MASK]login-access-list permit snmp [NETWORK] [MASK]
write
Tambahkan sendiri aturan SNMP. SmartOLT mencoba menambahkannya saat terhubung, tetapi ini tidak berhasil di semua firmware.
Pada tahap ini OLT kamu siap dihubungkan dengan SmartOLT.
Buka situs SmartOLT kamu, masuk ke Settings → OLTs → Add OLT, pilih V-SOL dan protokol koneksi (Telnet atau SSH), isi kolom yang muncul, klik Test connection, lalu Save.
# Pengaturan lainnya (kalau kamu memakai SmartOLT, ini dikonfigurasi otomatis, tidak perlu manual):
snmp-server community [READ COMMUNITY] ro
snmp-server community [WRITE COMMUNITY] rw
time zone [OFFSET]
time set year [Y] month [M] day [D] hour [h] minute [m] second [s]
ntp server 216.239.35.4 162.159.200.123
snmp-server host [SMARTOLT TRAP IP] udp-port 162 version 2c community [TRAP COMMUNITY]
alarm onu-port-los trap disable
event name user-login trap disable
event name user-logout trap disable
interface gpon 0/1
no onu auto-learn
exit
SmartOLT mematikan ONU auto-learn di setiap port PON yang memilikinya, karena SmartOLT sendiri yang mengotorisasi ONU. Saat login access list membatasi SNMP, SmartOLT juga mencoba mengizinkan alamatnya sendiri dengan login-access-list permit snmp.